Assalamualaikum
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas materi mata
kuliah PSIKOLOGI INDUSTRI yaitu “KONFLIK”
Pengertian Konflik
Konflik adalah suatu
proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) di mana salah
satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau
membuatnya tidak berdaya.
Kenapa bisa terjadi konflik?
Konflik terjadi di latar belakangi dengan terjadinya kepandaian,
pengetahuan, adat istiadat, keyakinan, dan lain sebagainya. Konflik dikalangan
masyarakat sangatlah hal yang wajar karena di kalangan masyarakat biasanya
konflik terjadi karena perpedaan pendapat terhadap satu hal dengan hal yang
lain.
Contoh konflik dan
solusinya
Pada konflik ini yaitu
konflik tentang kesalahan informasi atau miss comunication.
AWAL TERJADI KONFLIK
Pada hari jumat ketua
kelas saya rapat di ruangan kepala sekolah untuk menentukan tanggal study
kunjungan ke bandung. Pada saat rapat dijelaskan rundown perjalanan ke bandung
tsb. Akhirnya kepala sekolah meminta pendapat pada ketua kelas saya untuk
menentukan tanggal yaitu tanggal 13-15 mei atau 20-22 mei, ketua kelas meminta
waktu untuk ber musyawarah kepada anak anakk kelas untuk memvoting tanggal
dengan meminta waktu 10 menit kepada kepala sekolah untuk bermusyawarah.
Ketua kelas membuka forum
untuk menentukan tanggal study kunjungan yang akan dilaksanakan pada tanggal
13-15 mei atau 20-22mei . pertama tama ketua kelas menjelaskan study kunjungan
itu apa dan bagaimana study kunjungan itu dilaksanakan.
Ketua akhirnya meminta
waktu 5 menit untuk memvoting untuk menentukan tanggal study kunjungan tsb,
dengan cara memvotingnya yaitu dengan menunjuk tangan keatas setuju tanggal
berapa akan dilaksanakan. Akhirnya dengan hasil akhir voting tanggal 20-22 mei
yang dipilih.
Ketua kelas balik lagi ke
ruangan kepala sekolah dan kepala sekolah mensetujukan tanggal tsb.
TERJADINYA KONFLIK
Konflik terjadi karena
tiba tiba tanggal tsb berubah menjadi tanggal 13-15 mei, dengan alasan bentrok
dengan tanggal pensi sekolah. Saya sebagai wakil ketua kelas menengahkan dengan
alasan seperti diatas. Saya mendapat informasi tsb dari guru saya tanggal diubah
menjadi tanggal 13-15 mei. Anak-anak kelas kurang setuju dengan tanggal tsb
karena kenapa mereka sudah berdemokrasi dan sudah final tanggal 20-22 mei
tetapi pendapat dari anak-anak kelas tidak didengar oleh ketua kelasnya
tersebut. Mereka sangat marah dengan ketua kelas dengan tanggal diganti dan
marah juga kepada saya karena saya yang
mengurusnya dengan menjadi panitia study kunjungan. Mereka semua berkoar – koar
kepada saya kenapa diubah tanggal tersebut kenapa tiba tiba diubah begitu saja,
memangnya ngumpulin uang yang besar untuk study kunjungan itu cepat kan kita
butuh izin orang tua dan sebagainya- kata mereka
Pendapat mereka saya
tampung dengan nantinya akan buat forum untuik menjelaskan. Pada konflik ini
ketua kelas tidak pernah setelah tanggal itu diubah , ketua kelas tidak ada
kabar, ketua kelas tidak ada info apapun kepada saya kenapa tanggal itu diubah.
Akhirnya saya membuat
forum ada hari kamis dengan kepala sekolah dan pengurus panitia lainnya. Pertama
saya menjelaskan study kunjungan itu apa dan bagaimana kunjungan tsb. Saya memberitahukan
tanggal diubah menjadi tanggal 13 mei karena bentrok dengan pensi,bentrok
dengan cara yang lain. Akhirnya sayamembuka sesi uneg-uneg yang terjadi pada
kunjungan ini. Mereka menekan terus kenapa tanggal tsb diubah. Pada salah anak
perempuan dia menjelaskan karena ketua kelas tanggal tersebut mau ada test
untuk pindah sekolah dan ada anak laki-laki bilang karena ketua kelas ulang
tahun pada tanggal 22 mei.
Lalu saya menengahkan
dengan menyimpulkan dengan positif thinking dan bilang dengan baik baik kepada
anakanak dan nantinya saya dengan kepala sekolah akan mengadakan rapat lagi
untuk tanggal diubah. Anakanak akhirnya menerima dengan cara saya.
Pada dua hari kemudian
saya dan kepala sekolah rapat diruangannya dengan membahas masalah tanggal
study kunjungan. Kepala sekolah menjelaskan kenapa tanggal diubah karena ketua
kelas saya yang mau tanggal segitu. Pada pemikiran saya itu berarti ketua kelas
saya egois. Kenapa dia sudah membuat voting dan sudaah goal tetapi dia malah
memilih 13-15 mei.
Lalu saya menjelaskan
pendapat anak-anak dengan tanggal 20-22 mei itu kenapa, kepala sekolah
pertamanya tidak mau diubah karena sudah goal tanggal 13 kata ketua kelas saya.
Tetapi menekan kepala sekolah tanggal 20 karena demi anakanak bisa ikut semua
dari pada tanggal 13 anakanak malah banyak yang tidak ikut dan memberitahukan
kepada kepala sekolah bahwa dengan tanggal 20 anak anak bisa lebih prepare
dalam segitu uang dan lainnya untuk kunjungan. Akhirnya dengan goalnya kepala
sekolah setuju dengan tanggal 20-22 mei.
Lalu saya memberitahukan
kepada anak anak kelas dengan fix tanggal 20-22 kunjungan akan dilakukan.
Saran dari masalah tsb
bahwa menjadi seorang pemimpin janganlah egois dengan diri sendiri karena
seorang pemimpin harus bertanggung jawab dengan apa yang telah dilakukannya,
bukan malah melepas tangan begitu saja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar