Minggu, 08 Mei 2016

KONFLIK

Assalamualaikum
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas materi mata kuliah PSIKOLOGI INDUSTRI yaitu “KONFLIK”
Pengertian Konflik
Konflik adalah suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) di mana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.
Kenapa bisa terjadi konflik?
Konflik terjadi di latar belakangi dengan terjadinya  kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan, dan lain sebagainya. Konflik dikalangan masyarakat sangatlah hal yang wajar karena di kalangan masyarakat biasanya konflik terjadi karena perpedaan pendapat terhadap satu hal dengan hal yang lain.
Contoh konflik dan solusinya
Pada konflik ini yaitu konflik tentang kesalahan informasi atau miss comunication.
AWAL TERJADI KONFLIK
Pada hari jumat ketua kelas saya rapat di ruangan kepala sekolah untuk menentukan tanggal study kunjungan ke bandung. Pada saat rapat dijelaskan rundown perjalanan ke bandung tsb. Akhirnya kepala sekolah meminta pendapat pada ketua kelas saya untuk menentukan tanggal yaitu tanggal 13-15 mei atau 20-22 mei, ketua kelas meminta waktu untuk ber musyawarah kepada anak anakk kelas untuk memvoting tanggal dengan meminta waktu 10 menit kepada kepala sekolah untuk bermusyawarah.
Ketua kelas membuka forum untuk menentukan tanggal study kunjungan yang akan dilaksanakan pada tanggal 13-15 mei atau 20-22mei . pertama tama ketua kelas menjelaskan study kunjungan itu apa dan bagaimana study kunjungan itu dilaksanakan.
Ketua akhirnya meminta waktu 5 menit untuk memvoting untuk menentukan tanggal study kunjungan tsb, dengan cara memvotingnya yaitu dengan menunjuk tangan keatas setuju tanggal berapa akan dilaksanakan. Akhirnya dengan hasil akhir voting tanggal 20-22 mei yang dipilih.
Ketua kelas balik lagi ke ruangan kepala sekolah dan kepala sekolah mensetujukan tanggal tsb.

TERJADINYA KONFLIK
Konflik terjadi karena tiba tiba tanggal tsb berubah menjadi tanggal 13-15 mei, dengan alasan bentrok dengan tanggal pensi sekolah. Saya sebagai wakil ketua kelas menengahkan dengan alasan seperti diatas. Saya mendapat informasi tsb dari guru saya tanggal diubah menjadi tanggal 13-15 mei. Anak-anak kelas kurang setuju dengan tanggal tsb karena kenapa mereka sudah berdemokrasi dan sudah final tanggal 20-22 mei tetapi pendapat dari anak-anak kelas tidak didengar oleh ketua kelasnya tersebut. Mereka sangat marah dengan ketua kelas dengan tanggal diganti dan marah juga kepada saya karena saya  yang mengurusnya dengan menjadi panitia study kunjungan. Mereka semua berkoar – koar kepada saya kenapa diubah tanggal tersebut kenapa tiba tiba diubah begitu saja, memangnya ngumpulin uang yang besar untuk study kunjungan itu cepat kan kita butuh izin orang tua dan sebagainya- kata mereka
Pendapat mereka saya tampung dengan nantinya akan buat forum untuik menjelaskan. Pada konflik ini ketua kelas tidak pernah setelah tanggal itu diubah , ketua kelas tidak ada kabar, ketua kelas tidak ada info apapun kepada saya kenapa tanggal itu diubah.
Akhirnya saya membuat forum ada hari kamis dengan kepala sekolah dan pengurus panitia lainnya. Pertama saya menjelaskan study kunjungan itu apa dan bagaimana kunjungan tsb. Saya memberitahukan tanggal diubah menjadi tanggal 13 mei karena bentrok dengan pensi,bentrok dengan cara yang lain. Akhirnya sayamembuka sesi uneg-uneg yang terjadi pada kunjungan ini. Mereka menekan terus kenapa tanggal tsb diubah. Pada salah anak perempuan dia menjelaskan karena ketua kelas tanggal tersebut mau ada test untuk pindah sekolah dan ada anak laki-laki bilang karena ketua kelas ulang tahun pada tanggal 22 mei.
Lalu saya menengahkan dengan menyimpulkan dengan positif thinking dan bilang dengan baik baik kepada anakanak dan nantinya saya dengan kepala sekolah akan mengadakan rapat lagi untuk tanggal diubah. Anakanak akhirnya menerima dengan cara saya.

Pada dua hari kemudian saya dan kepala sekolah rapat diruangannya dengan membahas masalah tanggal study kunjungan. Kepala sekolah menjelaskan kenapa tanggal diubah karena ketua kelas saya yang mau tanggal segitu. Pada pemikiran saya itu berarti ketua kelas saya egois. Kenapa dia sudah membuat voting dan sudaah goal tetapi dia malah memilih 13-15 mei.
Lalu saya menjelaskan pendapat anak-anak dengan tanggal 20-22 mei itu kenapa, kepala sekolah pertamanya tidak mau diubah karena sudah goal tanggal 13 kata ketua kelas saya. Tetapi menekan kepala sekolah tanggal 20 karena demi anakanak bisa ikut semua dari pada tanggal 13 anakanak malah banyak yang tidak ikut dan memberitahukan kepada kepala sekolah bahwa dengan tanggal 20 anak anak bisa lebih prepare dalam segitu uang dan lainnya untuk kunjungan. Akhirnya dengan goalnya kepala sekolah setuju dengan tanggal 20-22 mei.
Lalu saya memberitahukan kepada anak anak kelas dengan fix tanggal 20-22 kunjungan akan dilakukan.

Saran dari masalah tsb bahwa menjadi seorang pemimpin janganlah egois dengan diri sendiri karena seorang pemimpin harus bertanggung jawab dengan apa yang telah dilakukannya, bukan malah melepas tangan begitu saja.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar